KENDAL, RADARPOSNUSANTARA.COM-Kendal open fair tahun 2025 di keluhkan dikarenakan mahalnya sewa stand,Harga Sewa Stand sendiri Di Kendal Open Fair 2025 ini Paling Murah sekitar Rp 2 jutaan Setiap Unitnya itupun tenda sponsor UMKM.
Ratusan Stand ramaikan Kendal Open Fair tahun 2025 yang digelar mulai 10 – 16 Agustus 2025 di halaman parkir Stadion Utama Kebondalem Kendal Jawa Tengah.

Data informasi yang dapat dihimpun Media ini, ada sekitar 199 Stand Tenda,dalam acara Perhelatan pesta rakyat Kendal yang rutin tahunan ini yang mengusung tema Kendal the future untuk Kendal berdikari.
Dalam sambutannya, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasinya atas partisipasinya semua pihak untuk memeriahkan Kendal Open Fair Tahun 2025 ini, “Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang telah mendukung dan mensukseskan kelancaran acara rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke- 420.
Kendal Open Fair tahun 2025 ini mengusung tema “Open The Future, Menuju Kendal Berdikari”. Tema ini dipilih untuk mengajak seluruh elemen masyarakat agar berani membuka terhadap segala kemajuan, ” ungkap Dyah.
Bupati kend Dyah menambahkan bahwa , Open The Future tentunya ini mempunyai arti, kita semuanya harus terbuka terhadap inovasi teknologi dan peluang serta tantangan-tantangan baru. Sedangkan menuju Kendal Berdikari adalah cita-cita kita bersama untuk menjadikan Kabupaten Kendal lebih mandiri, kuat dan juga mampu berdiri diatas kaki sendiri dan tentunya tidak tergantung kepada pihak lain,” tandas ibu nomor satu di Kendal ini.
Dalam pantauan informasi aktifis juga Media ini, memang gelaran Kendal Open Fair tahun 2025 ini atau dulu lebih dikenal dengan Pekan Seni dan Promosi Pembangunan (PSPP) Kendal yang kini penyelenggaraannya lebih modern dan berbeda dari penyelenggaraannya dimasa lalu. Lebih inovatif, mempunyai sesuatu yang berbeda dan lebih baik, menarik dan juga nantinya bisa memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi perekonomian khususnya Kabupaten Kendal.
Namun dibalik hingar bingar Gelaran Kendal Open Fair Tahun 2025 ini, nampaknya masih ada yang luput dari perhatian kita semua, yaitu peran serta para pelaku Usaha UMKM dan para PKL yang justru secara dominan telah bahu membahu sejak pagi hari untuk mengadu nasib dan mencari nafkah dievent tahunan ini yang memang harus berbayar untuk bisa sekedar memamerkan hasil produksinya atau dapat menjual dagangannya supaya bisa mendapat hasil keuntungan.
Karena sewa standnya paling murah Rp 2 jutaan dan termahal Rp 6.7 juta setiap unitnya yang berarti setiap stand dengan harga sewa paling murah saja sebesar Rp 2 jutaan, maka mereka harus berjuang untuk meraup untung bersih minimal Rp 300 ribuan setiap harinya selama 7 hari efektif berjualan guna untuk menutup dana sewa tenda stand yang telah disetor kepada pihak panitia.
Diketahui sesuai denah Stand Tenda Kendal Open Fair Tahun 2025 ini memang terbagi menjadi 5 (lima) Cluster yang tarif Sewa masing-masing Standnya bervariasi yaitu Cluster A sebanyak 26 stand, luas lahan stand 3×3 meter bagi UMKM dibandrol Rp 2,8 juta setiap unitnya, Cluster B sebanyak 32 stand, luas 5×5 meter bagi perusahaan swasta dibandrol Rp 6,7 juta setiap unitnya, Cluster C jumlah 15 Stand, luas 3×3 meter bagi perusahaan swasta dibandrol Rp 2,8 juta setiap unitnya, Cluster D jumlah 91 stand , luas 3×3 meter bagi UMKM dibandrol Rp 2,4 juta setiap unitnya dan Cluster E jumlah 35 stand, luas 3×3 meter dibandrol Rp 2 juta setiap unitnya bagi Tenda Sponsor Stand UMKM.
Jika semua tenda Stand tersewakan, maka pihak Panitia dapat meraup setoran sewa totalnya sebesar Rp 617.600.000,- selama kegiatan sepekan hanya pendapatan dari Sewa Stand, belum lagi dari pendapatan lainnya.
Menurut penjelasan Pj. Sekretaris Daerah Kendal,Agus Dwi menyampaikan bahwa setoran dana sewa stand, mekanismenya tidak masuk ke Kas Daerah. Tapi disetor ke Rekening Panitia, ” Tidak masuk ke Kas Daerah, Masuk ke panitia, Bendahara. Secara detail bisa berhubungan dengan Kadis Dagkop UKM,” ungkap Agus melalui pesan selulernya, tapi saat tim Media menghubungi Kadisdagkop lewat pesan WA untuk konfirmasi hal tersebut belum ada balasan selasa 12/8-2025.
Ada beberapa sumber di lokasi stand yang tidak mau disebut namanya, memang harga sewa menurut mereka mahal dengan waktu hanya 7 hari,dapat bisa buat bayar sewa aja alkhamdulillah ujarnya,” Kini banyak yang berharap kedepan penyelenggaran Kendal Open Fair yang rutin digelar tahunan ini bisa benar-benar menjadi pesta Rakyat Kendal yang sesungguhnya yang bisa bikin Rakyatnya gembira, bahagia dan sejahtera.
Bukan hanya sekedar even tahunan saja masyarakat juga berharap terutama para pelaku UMKM kedepan sewa stand tenda bisa lebih murah dan mudah untuk menjajakan dagangannya hingga bisa membuahkan hasil keuntungan
Mestinya bagi para Penyewa Stand UMKM yang telah turut mendukung, memeriahkan suksesnya kegiatan ini bisa diberikan kemudahan akses masuk khusus setiap waktu guna memudahkan tehnis menjajakan dagangan atau produknya yang akan dipamerkan. Mereka juga perlu disambut dengan penuh keramahan oleh para panitia penyelenggaranya.
Kegiatan ini pun sebagaimana lazimnya merupakan Kegiatan rutin Tahunan yang digelar Pemerintahan Kabupaten Kendal karena dibiayai oleh APBD Kendal yang leading sektornya pihak Disdagkop UKM Kendal, mestinya bisa lebih baik dalam pengelolaannya sebagai bentuk pertanggungjawabannya kepada Publik, agar Kendal benar-benar lebih Open dalam penggunaan Anggarannya sebagaimana Nama Kegiatannya ” Kendal Open Fair Tahun 2025″ ( Tim )