SURAKARTA —RADARPOSNUSANTARA.COM- Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Solopos Institute bekerja sama dengan Dewan Pers di Surakarta pada 25–26 April 2026 sukses melahirkan jurnalis kompeten dari berbagai daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Irsad Akil mencatatkan prestasi sebagai peserta terbaik pada jenjang muda.
Sebanyak 22 peserta mengikuti UKW setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Mereka berasal dari sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Kalimantan.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta diuji dengan materi standar Dewan Pers yang mencakup 12 kompetensi jurnalistik, mulai dari pemahaman Kode Etik Jurnalistik, teknik menulis berita, penjaringan narasumber, peliputan konferensi pers, hingga simulasi rapat redaksi.
Capaian yang diraih Irsad Akil menjadi sorotan dalam pelaksanaan UKW tersebut.
Ia menilai kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi peningkatan kapasitas jurnalis, tidak hanya sebagai ajang evaluasi, tetapi juga pembelajaran langsung.
“Saya sangat mengapresiasi Solopos yang telah memberikan ruang bagi wartawan untuk mengikuti UKW. Ini bukan hanya soal ujian, tetapi kami juga mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman langsung dari para dewan penguji,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan perjalanan yang tidak mudah sebelum akhirnya mengikuti UKW.
Keraguan sempat muncul, namun berbuah hasil yang tidak disangka.
“Awalnya saya sempat ragu untuk ikut karena merasa belum siap, bahkan sempat berpikir tidak akan lolos. Tapi ternyata saya justru dipercaya menjadi peserta terbaik. Ini tentu menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri,” katanya.
Dewan Penguji UKW jenjang muda, Adib Mustaqim Asfar, menjelaskan bahwa UKW mandiri ini digelar oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PT Aksara Solopos sebagai bentuk fasilitasi bagi jurnalis dari berbagai wilayah.
“UKW mandiri ini merupakan yang pertama digelar di Kota Solo pada 2026 oleh Solopos. Ada 22 peserta yang mengikuti UKW ini, dan dari jumlah tersebut, 20 peserta dinyatakan berkompeten,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa UKW menjadi langkah penting dalam mendorong profesionalisme jurnalis agar mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan bertanggung jawab.
“Kami berharap setelah mengikuti UKW ini, para peserta mampu meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan profesionalisme sehingga dapat terus menghasilkan karya jurnalistik yang lebih baik,” pungkasnya.
(Tim)