MADINA SUMUT-RADARPOSNUSANTARA.COM-Mandailing Natal, Diduga ada Pemotongan penghasilan pendapatan plasma beberapa anggota koperasi serba usaha peduli usaha bersama sebesar Rp 200.000, kini dipertanyakan oleh anggota koperasi. Sebab tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak koperasi atas pemotongan tersebut.
Diketahui setiap tanggal 15 anggota koperasi tersebut berhak mendapatkan uang dari plasma sebesar Rp 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu) per satu kavling, namun kini uang itu tidak penuh diterima oleh beberapa anggota, uang tersebut diduga dipotong oleh salah satu pengurus koperasi sebesar Rp 200.000.
Seperti yang dialami oleh salah satu anggota koperasi yang enggan disebutkan namanya. Kepada awak media ini, Selasa (22/07/24) ia mengaku pada bulan ini terjadi pemotongan sebesar Rp 200.000. Seharusnya yang masuk ke rekeningnya sebesar Rp 1.500.000 namun yang masuk hanya Rp 1.300.000 tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Anggota koperasi tersebut memiliki 12 kavling plasma dalam satu kavling dia seharusnya berhak menerima uang sebesar Rp 1.500.000, kini dipotong tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, diapun menyebutkan beberapa rekannya sesama anggota koperasi juga kena potong.
“Seharusnya yang saya terima dalam satu kavling sebesar Rp 1.500.000 tiap bulannya namun yang masuk ke rekening saya justru Rp 1.300.000, jadi wajar saya pertanyakan,”sebutnya dengan nada kesal.
Dia menambahkan beberapa temannya sesama anggota koperasi juga mengalami hal serupa.
Saat tim awak Media Duta Publik dan Radar Pos Nusantara yang mengetahui hal ini, kemudian mencoba menghubungi untuk konfirmasi bendahara koperasi melalui sambungan telepon, namun yang bersangkutan tidak mengangkat teleponnya hingga berita ini ditayangkan.
(Tiem sumut)