Kehadiran Yaga Yingde Group Batang Memberikan Bantuan Pendidika Siswa Kurang Mampu di Wonotunggal

KAB.BATANG, RADAR POS NUSANTARA.COM – Yaga Yingde Group terus melakukan program sosial yang skalanya cukup masif di masyarakat. Meski dampaknya terlihat nyata, ternyata cukup banyak orang yang belum mengetahui benar Yaga Yingde Group itu apa.

Bisnis ini dikenal oleh masyarakat luas melalui program sosialnya berupa bantuan pada anak-anak kurang mampu dalam hal pendidikan, program sosial, dan yang lainnya. Kegiatan filantropi ini kemudian melambungkan nama perusahaan tersebut, dan berhasil menarik perhatian banyak orang.

Sama halnya didukuh kijingan desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Sabtu (17/8/24) Yaga Yingde Group Kabupaten Batang Memberikan bantuan pendidikan Rp.1.000.000,- (Satu juta rupiah) kepada Siswa SD Negeri 01 Wonotunggal yang bernama Hafis Akhtar Arfinanza putra dari Nursi’in.

Team yang terdiri dari 12 orang meluncur dikediaman penerima bantuan disambut oleh keluarga dan didampingi ketua RW, setempat dibawah komando Suseno selaku ketua team B2C1 relawan Batang langsung membuka sambutan dengan menjelaskan tujuan kedatangan, memberikan beberapa bimbingan dan motivasi dalam belajar serta anggota team dapat andil dalam diskusi dengan orang tua dalam pengasuhan dan masalah dalam belajar sehari hari serta pola belajar siswa agar lebih berprestasi kedepannya.
Untuk program bantuan ini akan berlanjut sampai tingkat SLTA, karena Hafis Akhtar Arfinanza ini masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) maka bantuan yang diberikan sebesar Rp.1.000.000,- tiap bulannya, “Ujar Seno.

Karena dalam tingkat jenjang sekolah penerimaan bantuan besarnya berbeda, dari SD sebesar Rp.1.000.000,- tingkat SMP sebesar Rp.1.500.000,- dan tingkat SMA/SMK sebesar Rp. 2.000.000,- hingga penerima manfaat menyelesaikan pendidikan terakhirnya di bangku SMA/SMK dan jika penerima manfaat tersebut putus sekolah ditengah jalan maka bantuan tersebut akan dihentikan,”Imbuh Seno.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut langsung dilakukan tandatangan MOU dan penyerahan bantuan berupa barang serta uang, dilanjutkan pemasangan MMT untuk menandai sebagai peserta penerima program didinding depan rumah penerima manfaat.

Orang tua dari penerima manfaat Nursi’in dengan rasa haru menyampaikan,” rasa terima kasih kepada Allah SWT yang telah mengirimkan Yaga Yingde Group Kabupaten Batang ditengah – tengah keluarga terutama untuk bantuan pendidikan anak saya Hafis sejak ditinggal ayahnya keluarga kami sangat kekurangan dan untuk biaya pendidikan anak terkadang merasa berat selain dapat bantuan dari dana BOS sekolah untuk pribadi Hafis merasa kasihan, anaknya pintar namun perekonomian keluarga memburuk sehingga sangat disayangkan jika Hafis harus putus sekolah, “Ujar Nursi’in.

Sudarman selaku ketua RW 04 Dukuh Kijingan Siwatu, “Mengucapkan terima kepada Yaga Yingdi Group Kabupaten Batang dalam memberikan bantuan pendidikan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kurang mampu. Kami mendukung dan mengapresiasi program beasiswa Yaga Yingde Group ini,” sebut Sudarman.

Sudarman menjelaskan, ” Keterlibatan Yaga Yingde Group Kabupaten Batang dalam program beasiswa anak kurang mampu tentu sangat membantu meningkatkan kualitas pendidikan, “Imbuh Sudarman.

Saat dikonfirmasi media, Suseno menambahkan, “Selain bantuan diberikan kepada anak yang bersekolah dan berprestasi namun kurang mampu, ada beberapa ketentuan diantaranya penerima manfaat harus mempertahankan kinerja akademik yang baik, dengan setidaknya mencapai nilai B setiap semester.
Penerima diharuskan untuk mengajukan laporan kemajuan akademik sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan guna memastikan kelancaran pendidikan, “Ujar Seno.

Ketentuan pembayaran dana bantuan tersebut, penerima manfaat memberikan transkrip akademik yang relevan sesuai dengan persyaratan bantuan, dengan waktu pembayaran dana biaya hidup bulanan, yang mana metode pembayaran tersebut pihak pendana melakukan pembayaran tersebut kepada penerima melalui online ataupun offline, dan yang lebih penting dana bantuan tersebut hanya boleh digunakan untuk membayar biaya hidup siswa (penerima manfaat) demi kelancaran pendidikan, ” papar Seno.

 

(Ifan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *