JEPARA-RADARPOSNUSANTARA.COM-Budaya spiritual adalah tatanan nilai dan asumsi dasar yang dijalankan dan ditularkan ke semua anggota, sebagai acuan dalam berinteraksi dan menjadi dasar pembeda dengan organisasi lainnya.
Budaya spiritual meliputi: Seni, Agama, Ilmu pengetahuan, Filsafat.
Spiritualitas adalah kesadaran atau keyakinan pada kekuatan yang lebih tinggi atau energi yang menginspirasi seseorang untuk mencari makna dan tujuan di luar dirinya kehidupan.
Nilai-nilai spiritual meliputi: Kebajikan, Kejujuran, Kasih sayang, Toleransi.
Nilai-nilai spiritual sangat penting dalam membentuk karakter seseorang dan membuat mereka menjadi pribadi yang baik dan berguna bagi lingkungan sekitar.
Kehadiran Cakra Bumi Jepara sebagai Wadah bagi pengiat pelestari sejarah dan Budaya Speritual se Kabupaten Jepara, memberikan naungan terhadap sejarawan dan penggiat Budaya Spiritual untuk menjalin Silahturahmi dan koordinasi.
Di penghujung tahun 2024 ini, Paguyuban Cakra Bumi Jepara menggelar aksi silahturahmi dan do’a bersama di salah satu situs Cagar Budaya di Jepara, Tepatya di Makam Mbah Suto Bondo, Desa Bondo, kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Sabtu (28/12/24) malam.
Ketua umum Paguyuban Cakra Bumi jepara, Amin Soleh Saat ditemui awak media mengatakan, Bahwa kegiatan malam ini bertujuan untuk menjalin silahturahmi terhadap sesama penggiat Budaya spiritual sekabupaten Jepara dan diisi dengan Do’a bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jepara pada umumnya.
“Kegiatan malam ini bertujuan untuk menjalin silahturahmi kesesama penggiat pelestari Budaya spiritual sekabupaten Jepara dan Do’a bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jepara pada umumnya,” ujar ketua Paguyuban Cakra Bumi Jepara.
Lanjut Amin menyampaikan, Untuk anggota yang terdaftar sampai saat ini sudah mencapai 50an orang, kedepannya paguyuban Cakra Bumi Jepara akan dilegalkan secara administrasi diKemenkumhan agar mempunyai payung Hukum sesuai regulasi yang berlaku.
Ditempat yang sama Haji Ahkmad Mutahar selaku Pembina paguyuban Cakra Bumi Jepara menambahkan, Semoga pelestari budaya khususnya para pelestari budaya Jawa senantiasa selalu bergerak aktif untuk kelestarian budayanya.
“Saya berharap pelestari budaya khususnya para pelestari budaya Jawa, senantiasa selalu bergerak aktif untuk melestarikan budayanya, agar tidak punah tergerus oleh zaman,” imbuh pembina paguyuban Cakra Bumi Jepara.
“Kita sebagai masyarakat Jawa, harus selalu ingat akan sejarah, Ben orak ilang jawane (biar tidak hilang jawanya)” pungkasnya.
(Donie).