SEMARANG -RADARPOSNUSANTARA.COM– Mahasiswa Universitas Diponegoro, Dava Octoreno Escobar dari Tim KKN-T 58, menggelar penyuluhan digital marketing dan branding produk okulasi alpukat di Dusun Tegalrejo, Desa Lerep, Kabupaten Semarang, Jumat (8/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh Badan Penyuluh Pertanian (BPP), Kepala Dusun Tegalrejo, Kelompok Wanita Tani (KWT), kader kesehatan, serta perangkat desa. Tujuannya, membekali warga dengan keterampilan pemasaran bibit alpukat unggul melalui media digital.
Dalam penyuluhan, Dava memperkenalkan nama usaha resmi desa “TAN – Tegalrejo Avocado Nursery” lengkap dengan logo sebagai identitas merek. Peserta kemudian mendapat materi strategi pemasaran di platform TikTok, Instagram, Facebook, Shopee, dan Tokopedia, termasuk teknik membuat konten sesuai algoritma media sosial, mengelola akun usaha, dan langkah berjualan di marketplace.
“Dengan branding yang kuat dan pemanfaatan media digital, bibit alpukat Tegalrejo bisa menjangkau pasar lebih luas dan meningkatkan pendapatan warga,” ujar Dava.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan menjadi awal transformasi digital di sektor pertanian Tegalrejo, sekaligus memperkuat posisinya sebagai sentra bibit alpukat unggul di Kabupaten Semarang. ( Red )