Pelaksanaan In-House Training (IHT) RSUD Suwondo Kendal Untuk Meningkatkan Kemampuan SDM dan Intergritas Pelayanan

KENDAL || Radarposnusantara.com || RSUD Suwondo Kabupaten Kendal menggelar In-House Training (IHT) untuk seluruh karyawan yang dimulai pada Senin, 20 April 2026. Program pelatihan ini dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut hingga 28 April 2026 dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) serta integritas pelayanan di seluruh Pokja (kelompok kerja) di rumah sakit tersebut

Sulistyo, Humas RSUD Suwondo, dalam keterangan resminya menjelaskan, “IHT ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM serta integritas pelayanan. Kami berharap pelatihan ini dapat memotivasi seluruh karyawan untuk tidak hanya fokus pada tugas pokok mereka, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Misalnya, apabila ada sampah yang tidak pada tempatnya, setiap karyawan yang pertama kali melihat harus segera mengambil tindakan tanpa harus menunggu cleaning service.”

Lebih lanjut, Sulistyo menambahkan, “Pelatihan ini juga merupakan persiapan untuk penilaian akreditasi yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang. Kami berharap, setelah mengikuti IHT ini, seluruh karyawan dapat meningkatkan komitmen mereka dalam menjaga kualitas layanan dan integritas dalam bekerja.”

IHT kali ini juga mencakup berbagai materi pelatihan yang relevan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Salah satunya adalah pelatihan mengenai Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), yang disampaikan oleh dr. M. Prabu Arianda, Sp.P, seorang spesialis paru yang juga anggota tim PPI RSUD Suwondo. “Pelatihan PPI ini sangat penting untuk meningkatkan pelayanan dan pencegahan infeksi terkait layanan kesehatan. Tujuan utama kami adalah meminimalkan risiko infeksi pada pasien, tenaga kesehatan, keluarga pasien, pengunjung, serta masyarakat sekitar,” ungkap dr. Prabu.

Lebih lanjut, dr. Prabu menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik berbasis bukti, seperti langkah-langkah sanitasi lingkungan, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta prosedur sterilisasi. “Semua ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih aman dan integritas setiap karyawan dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Sementara itu, dr. Ani Yuliastuti, Sp.Rad, Spesialis Radiologi sekaligus anggota tim fasilitas keselamatan dan keamanan, mengungkapkan pentingnya pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) bagi semua karyawan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan dapat dengan sigap dan efektif menggunakan APAR untuk melindungi diri, pasien, keluarga pasien, serta pengunjung apabila terjadi kebakaran,” jelas dr. Ani.
Pelatihan APAR ini, kata dr. Ani, akan membantu karyawan memahami prosedur keselamatan yang harus dilakukan dalam situasi darurat. “Pelatihan IHT ini dilaksanakan sekali setahun dan diikuti oleh sekitar 800 karyawan RSUD Suwondo. Pelatihan dibagi dalam beberapa sesi yang berlangsung selama tujuh hari, dengan jadwal yang telah ditentukan, termasuk pelatihan harian dan demo singkat yang dilakukan di berbagai ruang serta latihan pemadaman api tradisional menggunakan kain Ghoni,” jelasnya.

Dengan adanya IHT ini, RSUD Suwondo berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, responsif, dan profesional, sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan dengan lebih optimal dan memuaskan.

RSUD Suwondo adalah rumah sakit umum daerah yang terletak di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Rumah sakit ini menyediakan berbagai layanan kesehatan dengan fokus pada kualitas pelayanan serta keselamatan pasien.

(DheRoji)