KENDAL,RADAR POS NUSANTARA- Pemerintah kembali menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai BLT 2022 bagi para pedagang Kaki Lima,warung,nelayan .
dalam program bantuan langsung tunai ini diharapkan dapat menggerakan kembali ekonomi masyarakat ditingkat bawah untuk meningkatkna daya beli,keberlangsungan usaha serta penghidupan masyarakat bawah.
program bantuan ini yang pernah diresmikan oleh presiden joko widodo pada oktober 2021.dan hingga sampe sekarang program tersebut masih berlanjut.
dan pemerintah agar bantuan ini dapat diterima oleh penerima manfaat secara langsung yang benar benar berhak. sehingga pemerintah menugaskan TNI-Polri untuk melakukan pendataan dan bantuan kemasyarakat.
Dari 212 kabupaten/kota yang menjadi wilayah pelaksanaan BT-PKLWN,terdapat 106 kabupaten/kota yang disalurkan oleh Polri dan 106 kabupaten/kota juga di salurkan oleh Tni . sehingga dengan ini supaya tidak ada duplikasi penerima.
Eronisnya penyaluran bantuan tersebut banyak menuai kritik dan kecemburuan sosial dimasyarakat. Saat Penyaluran BT-PKLWN oleh polres kendal yang dilaksanakan dilapangan indor.Senin 9/5/22.kurang lebih 5000 penerima,justru yang menerima bantuan banyak masyarakat yang tidak memenuhi syarat kreteria sebagai penerima bantuan.padahal ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai penerima. justru sebaliknya banyak masyarakat yang memenuhi kreteria juga sebagai pedagang tapi tidak mendapatkan bantuan.
Saat Tim Rpn Konfirmasi Kepada pihak Polres Kendal Sebagai penyalur,Kasat Bimas AKP Umar menyampaikan,habis lebaran memang dikejar target hari ini aja 5000 orang. karna penerima 24500 diambil dari semua kecamatan .Sementara yang tersalurkan baru 10000.” Tuturnya.
Ada Salah Satu Aktifis Lsm menelusuri dilapangan dan menanyakan langsung kemasyarakat,memang banyak masyarakat yang mengatakan tidak menerima bantuan Blt dan hanya tau dengar dari orang2 saja bahwa dipolres ada penyaluran BLT.
Saat konfirmasi menurut keterangan satgas panitia polres hanya menerima data dari bawah yang pendataan melalui babin.jadi polres hanya menyalurkan saja hari ini saja 9/5/22 target 5000 penerima.dan menurut salah satu aktifis Lsm mengatakan. “Seharusnya pendataan itu harus tepat sasaran dan valid supaya tidak ada kecemburuan sosial karna ada beberapa sarat dan kreteria sebagai penerima dan kalau asal data dan duplikasi ya pasti banyk yng tepat sasaran dn juga tidak memenuhi kreteria,akan tetapi kan kasihan bagi yng memenuhui kreteria yg seharusnya menerima BLT .ini perlu dikaji dan pembenahan terkait data supaya juga tidak mendapat bantuan ganda.saat saya tanya kepada penerima malah ada yg 2 kali menerima bahkan 3 kali .’ Imbuhnya,* ( RKM )