BATANG-RADARPOSNUSANTARA.COM-Isu global menyebabkan kemarau dan kekeringan yang berkepanjangan, tak terkecuali di desa Pretek,kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Berbagai upaya dilakukan untuk meminimalisir dampak kekeringan yang terasa makin meluas.
Menghadapi situasi seperti itu, Pemerintah Desa Pretek melakukan upaya memenuhi kebutuhan paling mendasar umat manusia tersebut. Dengan cara terutama yang terkena dampak kekeringan serius di dukuh Jlegong Pretek kurang lebih 200 rumah terdiri dari 4 RT, yang benar benar membutuhkan air bersih dengan mendapat bantuan air bersih disuplai air dari
Palang Merah Indonesia (PMI), dinas PUPR, BPBD, serta mendapat tali asih dari RS Qim,tali asih Kajari Batang, yang dijadwalkan 2 hari sekali berjumlah 4 tangki (giliran).
Kepala Desa Pretek Rusmono mengemukakan kegiatan pemenuhan kebutuhan air bersih kepada warga desanya terutama di dukuh Jlegong tersebut dilakukan secara bergilir yaitu 2 Minggu sekali.
Lebih jauh Rusmono menjelaskan setidaknya hingga bulan November ini air bersih akan mengalir mencukupi kebutuhan 200 rumah yang ada didusun Jlegong.
Rusmono menjelaskan kegiatan penyaluran air bersih dari dinas terkait yang disebutkan diatas,, apalagi gerak cepat PJ.Bupati Batang Hj Dwi Lani Rejeki untuk langsung meninjau dusun yang terdampak kekeringan, Semoga upaya pemerintah Desa Pretek dan dinas terkait ini diberkahi dan memberi manfaat bagi orang banyak di Desa Pretek,” harap Rusmono.
Pewarta : Ifan