JEPARA – RADARPOSNUSANTARA.COM- Pasar Bangsri saat ini menjadi sorotan para aktivis jepara. Pembangunan nya sendiri sudah menelan biaya yang cukup besar dari awal pembangunan 2018 hingga 2023 sudah menghabiskan Anggaran negara sekitar 60 miliar rupiah.
Menurut informasi yang kami terima, Pada tahun 2023 terdapat pekerjaan pelapisan atap. Akan tetapi hingga saat ini masih banyak terjadi kebocoran dan material atap yang lama bergelantungan dan sangat membahayakan warga akan menempati pasar tersebut.
“Saat hujan pasti terdapat genangan air yang cukup banyak, Akibat dari atap yang pada bocor dan banyak atap yang bergelantungan bahkan ada juga yang sudah jatuh berceceran,” kata salah seorang warga di sekitar Pasar Bangsri.
Saat dimintai tanggapan via pesan WA, terkait kabar informasi tersebut Dinas PUPR Kabupaten Jepara melalui Kepala Bidang Cipta Karya H. Hanief Kurniawan S.T, M.T, Belum ada klarifikasi hingga berita ini ditayangkan.
Salah satu aktivis Jepara yang berinisial (AZ) mengungkapkan, “Semoga ada perhatian khusus terhadap proyek – proyek yang pengerjaannya memakai anggaran pemerintah, agar tepat fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat Jepara. Tidak hanya mementingkan penawaran harga lelang terendah tetapi di pikirkan juga kualitas dan quantitas sebuah project Sesuai dengan Spesifikasi, Yang telah di buat dan oleh para konsultan Perancana dan disetujui oleh pihak – pihak terkait “. Ujarnya
Pewarta : Dhonie