KENDAL | RADARPOSNUSANTARA.COM – Kodya Semarang, Kota Surakarta dan Kabupaten Cilacap adalah daerah di Jawa tengah yang tingkat peredaran Narkoba nya sangat tinggi.
Jenis narkoba yang paling banyak disalahgunakan antara lain Ganja, Sabu-Sabu, Ekstasi dan obat-obatan yang masuk daftar G
Hal itu dikatakan Brigjen Pol Agus Rohmat, Ketua BNNP Jawa Tengah usai memberikan sosialisasi program bersih narkoba atau bersinar kepada para pengelola destinasi wisata di Kabupaten Kendal di salah satu Resto dijalan Soekarno-Hatta, Selasa, 27/02/24.
Menurut Brigjen Pol Agus Rohmat, sosialisasi dan pemahaman bahaya narkoba bagi masyarakat itu sangat penting, karena dengan begitu masyarakat dapat memiliki pemahaman yang sama, yaitu penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tidak boleh dilakukan karena dapat menimbulkan masalah dan efek negatif yang lebih besar.
“Untuk mencegah peredaran narkoba, tidak mungkin pemerintah, Polri, BNN maupun Pemda sendiri, tetapi juga perlu adanya peran serta dari masyarakat, oleh karena itu kami perdayakan rekan-rekan pengelola pariwisata, karena tempat pariwisata merupakan tempat strategis kumpulnya masyarakat untuk wisata, tetapi di sisi lain juga bisa dimanfaatkan untuk memakai maupun mengedarkan narkoba,’ tegas Rohmat.
Oleh karena itu, lanjut Brigjen Pol Agus Rohmat, untuk mencegah peredaran Narkoba yang telah sampai ke Desa-desa, BNN melakukan strategi yang pertama : dengan Soft Power Approach (SPA) diantaranya dengan melakukan pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi.
Strategi yang kedua : dengan melakukan Hard Power Approach (HPA) yaitu penaggulangan dengan cara menegakkan hukum baik kepada pelaku dan bandar tindak pidana narkotika maupun pencucian uang, dengan cara di miskinkan dan di sita seluruh aset-asetnya.
Dan yang ketiga : dengan strategi Smart Power Approach (SPA) yaitu pendekatan dengan menggunakan IT, guna memudahkan pemetaan, jaringan, analisis, dan pengungkapan.
Yang ke empat dengan melakukan Cooperation atau kerja sama dengan semua pihak yang terkait.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Kendal, Ircham Chalid, mengatakan bahwa sosialisasi terhadap para pelaku pariwisata di Kabupaten Kendal memang belum seluruh mendapatkan sosialisasi tentang penyalahgunaan dan bahaya narkoba di daerah tujuan wisata.
“Di sebagian daerah tujuan wisata di Kabupaten Kendal seperti Pantai Indah Kemangi dan Curug Sewu, dimana para pengelolanya sudah secara intens melakukan pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba”, terang Ircham.
Selanjutnya acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada 5 ( lima) pengelola daerah tujuan wisata yang mendapatkan penghargaan dari BNNP Jateng yakni Pantai Indah Kemangi Kecamatan Kangkung, Curug Sewu Kecamatan Patean, Pantai Sendang Sikucing Kecamatan Rowosari, Pantai Ngebum Kecamatan Kaliwungu dan Water Six Kecamatan Weleri.
Penulis : A. Khozin.