Klarifikasi Pihak Petinggi Slagi, Terkait Pemberitaan Yang Telah Beredar

JEPARA-RADARPOSNUSANTARA.COM |Beberapa hari ini sedang ramai pemberitaan, Bahkan menjadi trending topik. Atas perilaku arogansi yang dilakukan oleh petinggi Desa Lebak, berinisial (M.S) Terhadap Wartawan yang sedang melaksnakan tugas jurnalistiknya di pendopo kabupaten Jepara. Rabu,(29/05/2024)

Tindakan petinggi Lebak tersebut, memicu reaksi para Aktivis dan Wartawan seluruh kabupaten Jepara bahkan Luar Daerah. Mereka menggecam dan mengutuk keras atas arogansi petinggi lebak tersebut.

Salah satunya pemberitaan tentang statement petinggi desa Slagi yang angkat bicara yang di unggah oleh Liputan7.id . Saat di mintai keterangan oleh awak media, Petinggi Desa Slagi (Damam) klarifikasi, Waktu terjadi perseteruan antara Petinggi lebak dengan Waratawan, dia tidak tau persis kronologinya, Dia hanya fokus dengan acara pengukuhan dan penetapan masa jabatan petinggi sekabupaten Jepara waktu itu. Rabu,(05/06/2024)

“Waktu Petinggi Lebak meludahi dan mengatakan Wartawan Taek, saya tidak tau persisnya, karena saya fokus dengan acara pengukuhan dan penetapan masa jabatan,” ujar Dawam.

Petinggi Desa Slagi menambahkan, Bahwa pemberitaan terkait statement yang mengatakan bahwa dia siap menjadi saksi atas perseteruan atara petinggi desa Lebak dan Wartawan itu tidak benar, Karena dia tidak tau persis kronologinya seperti apa. Imbuhnya.

Surat pernyataan klarifikasi di buat secara tertulis oleh petinggi Damam, Di kantor Desa Slagi, kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Rabu,(05/06/2024)

Di penghujung wawancara, Petinggi Slagi meminta maaf Sebesar-besarnya ke semua pihak atas pemberitaan yang beredar, Yang menyangkut nama petinggi Slagi dan telah membuat gaduh publik.

“Saya meminta maaf Sebesar-besarnya kepada semua pihak, Atas pemberitaan yang telah beredar dan menyangkut nama saya, Sehingga membuat gaduh publik,” Pungkasnya.

(Donie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *