MADINA SUMUT-RADARPOSNUSANTARA.COM-Konsolidasi Akbar yang dilaksanakan AMP2K membuahkan hasil dengan terus mendesak agar Ketua DPRD Mandailing Natal yang sudah ditetapkan sebagai tersangka agar segera diproses sesuai hukum yang berlaku serta meminta Kapolda Sumut segera memeriksa dengan adanya dugaan keterlibatan Bupati dan Wakil Bupati serta Kadis Kesehatan dan Oknum lainnya atas dugaan gratifikasi suap PPPK Madina 2023.
Dalam kegiatan Konsolidasi Akbar tersebut yang dihadiri para Mahasiswa Pemuda juga beberapa awak media

Sebelumnya AMP2K sudah melakukan aksi unjuk rasa jilid III sampai ke Mapolda Sumut untuk mendesak Kapolda agar segera memproses hukum atas penetapan tersangka ketua DPRD Madina
Dan mahasiswa yang tergabung dalam AMP2K minta Kapolda Sumut untuk Serius Melakukan penyelidikan dugaan keterlibatan Bupati dan wakil bupati serta kadis kesehatan kabupaten dalam kasus PPPK 2023.
Kami yakin dan percaya apabila proses hukum dugaan kasus gratifikasi suap PPPK 2023 ini selesai maka akan lahir kebijakan yang betul betul pro kepada para pelamar PPPK 2023 yang sampai pada saat ini tidak ada kejelasan atas nasib para pelamar PPPK 2023 Madina
Pajar selalu korlap AMP2K menilai status tersangka ketua DPRD Madina ini sudah tak layak dalam memimpin wakil rakyat Madina, logikanya rakyat mana yang yakin terhadap seseorang yang statusnya tersangka, jelas kami sampaikan Mosi tidak percaya terhadap wakil rakyat apabila di pimpin oleh orang yang berstatus tersangka
“Kami Meminta ketua DPRD Yaitu Erwin Efendi Lubis segera mundur dari jabatannya. Sehingga jabatan ketua DPRD Madina di gantikan oleh wakil rakyat yang betul betul berjuang demi rakyat bukan hanya omon omon saja.tutut Pajar mahasiswa Pascasarjana UIN Suska Riau
Kami yakin masih banyak wakil rakyat yang mampu dalam memperjuangkan hak rakyat di kabupaten Mandailing Natal” lanjutnya.
“Dengan ini kami berharap APH lebih serius menanggapi tuntutan unjuk rasa yang sudah beberapa kali dilaksanakan dan lebis serius menangani kasus gratifikasi suap PPPK 2023 di Mandailing Natal” tegasnya.
(HS)