JEPARA-RADARPOSNUSANTARA.COM | Disela-sela kesibukannya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Jepara, DR. H. Agus Sutisna, S.H., M.H., Sempatkan kunjungi salah satu sumber PAD terbesar dari sektor Pariwisata yaitu Destinasi Wisata Pantai Bandengan Jepara, Sambil menikmati keindahan panorama Pantai. Minggu, (17/11/12)
Kunjungan Agus Sutisna ke Pantai Bandengan disambut langsung oleh Mohamad Arif Junaidi, Selaku Manager Pantai Bandengan Jepara didampingi stafnya Arifin, serta 2 (dua) orang personil Satpol PP Pemkab Jepara yaitu Aries dan Diva yang diperbantukan bertugas di objek wisata Pantai Bandengan.

Kepada awak media, Agus Sutisna menjelaskan bahwa kunjungannya kali ini dalam rangka melihat langsung dan menyikapi adanya pemberitaan beberapa waktu lalu tentang pengelolaan Pantai Bandengan.
“Saya menyempatkan waktu untuk hadir melihat langsung tata kelola Pantai Bandengan. Saya mengikuti pemberitaan tentang tata kelola Pantai Bandengan, dan saya sudah klarifikasi dan cek ke bagian tiket, sehingga kita ikut memantau bagaimana pengelolaan tiket dan secara umum, wisatanya dan kebersihannya termasuk tata kelola kios-kios yang ada,” ujarnya.
“Kita sudah memberikan arahan kepada petugas, dan terkait pengelolaan sampah, kalau kurang tenaga bisa mengajukan melalui kepala dinas, tentu akan kita support. Saya minta manajer Pantai Bandengan bisa meminta bantuan kepada Dinas terkait dalam hal kebersihan,” jelas Agus Sutisna.
“Untuk pendapatan dari pengelolaan Pantai Bandengan ada peningkatan dan terkait wisatawan rombongan ada kerjasama dengan biro perjalanan atau Agency Tour & Travel, dan ini perlu *dipahami* oleh masyarakat luas. Wisata Pantai Bandengan menjadi salah satu andalan untuk sumber PAD Jepara,” tandasnya.
“Dengan informasi yang objektif dan baik, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun turis mancanegara untuk berkunjung,” harap Ketua DPRD Kabupaten Jepara.
Agus Sutisna juga menginformasikan kepada masyarakat, Insya Allah di tahun 2025, kita upayakan agar terealisasi sistem E-Ticket karena akan meningkatkan manajemen pelayanan dan kepercayaan masyarakat.
Agus Sutisna menambahkan, “Terkait PAD Jepara dari sektor pariwisata salah satunya melalui intensifikasi retribusi, memaksimalkan potensi yang ada dan bagaimana destinasi wisata ini banyak dikunjungi dan pasti ada multiplier effect seperti peningkatan penjualan, akupansi hotel, dan restoran. Karena didalamnya ada potensi PAD yang diperoleh,” tambahnya.
Ketika ditanya tentang, Apakah ada peningkatan atau penurunan PAD Jepara dari sektor pariwisata, Setelah dinahkodai oleh manager pengelola Pantai Bandengan yang baru (Mohamad Arif Junaidi, Red.) dari sebelum-sebelumnya. Agus Sutisna dengan tegas mengatakan secara angka tentu ada peningkatan secara Global dari tahun-tahun sebelumnya dan menjadi sebuah One Prestasi untuk kategori salah satu penyumbang PAD Jepara Terbaik, yang dimana tahun-tahun sebelumnya PAD dari sektor patiwisata berada di Zona merah, tetapi kini sudah bertengger diposisi Zona Hijau, yakni sebagai penyumbang PAD terbaik dari sektor Pariwisata.
“Tetapi kami lebih melihat bahwa yang terbaru ini penataannya jauh lebih baik, tentu ada beberapa catatan, misalnya kebersihan. Kami juga sampaikan apabila dibutuhkan tenaga kebersihan belum memadai, bisa mengajukan melalui dinas, agar kebersihannya bisa terjaga, tata kelolanya sudah bagus, Destinasinya sudah lebih baik, Pantainya sudah bersih dan itu menjadi salah satu andalan potensi pemasukan PAD Jepara dari sektor Pariwisata yang lebih baik lagi,” pungkas Agus Sutisna.
(Donie )