Viral di Media Sosial, Penyelamatan Korban Jebolnya Tanggul Kali Bodri Kendal Berlangsung Dramatis

KENDAL. RADARPOSNUSANTARA.COM – Ramai di media sosial Instagram @milenialkendal proses penyelamatan korban jebolnya Sungai Bodri di Dusun Babadan Desa Kebonharjo Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal dini hari kemarin, Selasa 21/01/2025.

Terlihat dalam video tersebut proses penyelamatan yang dilakukan oleh OPA KARS Kendal, PMI Kendal, LPBI NU Kendal, dan KITB Rescue, sangat dramatis.

Ketua OPA KARS, Akhmad Saiful aka Cepon, ketua tim penyelamat, yang ditemui awak media radarposnusantara.com di kediamannya mengatakan, bahwa derasnya air yang mengalir di lokasi menjadi kendala saat proses evakuasi dilakukan. Sabtu, (25/01/2025)

“Saat proses evakuasi itu kami mengalami kesulitan, yaitu lokasi yang berdekatan dengan titik jebolnya tanggul, sehingga aliran air yang masuk di wilayah pemukiman sangat kencang. Jadi kami sangat menghitung betul dalam membuat jalur, agar korban bisa selamat dan tim juga aman,” paparnya.

Kemudian Mas Cepon, sapaan akrabnya, juga menjelaskan bahwa kesulitan berikutnya beberapa korban tidak hanya di atap rumah tetapi juga di dalam plafon.

“Kondisi waktu itu, letak korban tidak hanya di atas atap tapi juga di dalam plafon, posisinya terjepit, jadi tim evakuasi harus membuat rongga di atap agar korban bisa diangkat kemudian kami evakuasi,” terangnya.

Saat proses penyelamatan itu menjadi tontonan puluhan masyarakat yang berada disekitar lokasi dan turut membantu untuk memberikan bantuan pencahayaan guna membantu tim saat kondisi masih gerimis dan listrik padam.

“Saat itu cuaca masih gerimis dan listrik di wilayah situ padam, kami terbantu masyarakat yang memberikan pencahayaan, dengan senter dan juga lampu sepeda motor, sehingga personel yang diterjunkan bisa lebih berhati – hati dalam proses evakuasi,” terang Saiful.

Dengan kegigihan dan kehati – hatian personel yang diterjunkan akhirnya korban berhasil diselamatkan.

“Alhamdulillah, dengan dukungan dan doa warga Kendal yang menyaksikan malam itu, kami berhasil mengevakuasi korban dengan selamat,” tutupnya.

( Bima Kdl  ) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *