KENDAL – RADARPOSNUSANTARA.COM–Forum Kendal Bersatu (FKB) Kabupaten Kendal menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengurus di Rumah Makan Padang, Jalan Laut, Kelurahan Ngilir, Bandengan, Kabupaten Kendal, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan koordinasi antarpengurus, serta menjaga soliditas organisasi dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Presidium FKB, Haryono, dan dihadiri seluruh jajaran pengurus. Agenda utama yang dibahas meliputi evaluasi kinerja organisasi, penyegaran struktur kepengurusan, serta penyusunan langkah strategis FKB ke depan.
Dalam rapat tersebut disepakati adanya restrukturisasi kepengurusan. Jabatan Ketua Koordinator yang sebelumnya diemban H. Rahmat Dakwah secara resmi diserahterimakan kepada Muhammad Romdhon, C.ILJ. Sementara itu, H. Rahmat Dakwah dipercaya mengemban amanah baru sebagai Pembina Forum Kendal Bersatu.
Selain melakukan evaluasi internal, FKB juga menyusun rencana audiensi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kendal, meliputi Bupati Kendal, Kapolres Kendal, Dandim 0715/Kendal, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kendal. Audiensi tersebut bertujuan mempererat sinergi dan komunikasi antara organisasi masyarakat dengan unsur pemerintah dan aparat penegak hukum.
Ketua Presidium FKB, Haryono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kekompakan organisasi serta menjalankan seluruh kegiatan melalui mekanisme yang telah disepakati bersama.
“Forum Kendal Bersatu harus tetap solid dan kompak. Melalui rapat ini, saya berharap koordinasi internal FKB ke depan semakin baik. Setiap kegiatan yang mengatasnamakan FKB wajib melalui mekanisme rapat. Apabila ada kegiatan tanpa koordinasi atau keputusan rapat, maka kegiatan tersebut tidak dapat dianggap sebagai kegiatan resmi FKB,” tegas Haryono.
Senada dengan itu, pengurus FKB, Agus, menekankan bahwa Forum Kendal Bersatu merupakan wadah bersama yang menghimpun berbagai lembaga sehingga harus dijaga marwah dan integritasnya.
“FKB bukan milik perseorangan. Setiap anggota memiliki lembaganya masing-masing. Karena itu, organisasi ini tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum yang memiliki kepentingan pribadi. FKB harus tetap menjadi forum yang bekerja untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi dan evaluasi tersebut, Forum Kendal Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan transparansi dan komunikasi antarlembaga, serta berperan aktif sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Kendal.
( Rkm )
