FKB Kendal dan Dandim 0715/Kendal Perkuat Sinergi, Dorong Kritik Konstruktif untuk Kemajuan Daerah

KENDAL — RADARPOSNUSANTARA.COM– Forum Kendal Bersatu (FKB) Kabupaten Kendal menggelar silaturahmi dan audiensi bersama Komandan Kodim (Dandim) 0715/Kendal, Letkol Inf Ade Sohali, S.Sos., M.I.P., sebagai upaya memperkuat komunikasi, sinergi, serta kolaborasi antara organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), TNI, dan pemerintah daerah.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi FKB dan jajaran Kodim 0715/Kendal untuk membangun komunikasi dua arah dalam menyikapi berbagai persoalan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan Kabupaten Kendal yang lebih baik.

Dalam pertemuan tersebut, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung kemajuan daerah. Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci agar berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.

“Pertemuan ini adalah yang pertama kali dalam sejarah kita berkumpul dengan seluruh LSM di wilayah Kendal. Ini sudah saya rencanakan sejak lama, sebagai upaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dan tujuan bersama,” ujar Letkol Inf Ade Sohali.

Ia menilai keberadaan LSM memiliki peran strategis di tengah masyarakat, termasuk dalam melakukan fungsi pengawasan serta memberikan masukan terhadap berbagai persoalan sosial, politik, budaya, hingga bidang pertahanan dan keamanan.

Karena itu, Dandim membuka ruang bagi FKB dan organisasi masyarakat lainnya untuk menyampaikan kritik, saran, maupun masukan secara konstruktif.

“Kami membutuhkan masukan, kritik, dan saran dari rekan-rekan LSM. Karena kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua membutuhkan kerja sama, saling membantu, saling mendukung. Itu kuncinya,” tegasnya.

Menurutnya, apabila seluruh elemen masyarakat mampu mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan kepentingan bersama, pembangunan Kabupaten Kendal akan berjalan lebih baik.

“Kalau kita bersatu, saya yakin Kendal akan maju. Tapi kalau masing-masing mempertahankan ego, itu bukan solusi, justru akan membawa kehancuran,” ungkapnya.

Letkol Inf Ade Sohali berharap komunikasi antara TNI dan LSM, khususnya FKB, dapat dilakukan secara berkelanjutan. Forum dialog tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi dapat menjadi sarana bersama untuk mengidentifikasi persoalan dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat.

“Ke depan kita harapkan komunikasi seperti ini bisa terus dilakukan, lebih sering berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat Kendal,” katanya.

Sementara itu, Ketua FKB Kendal Sugiharto Hariono, S.Sos., yang akrab disapa Mas Har, menyampaikan apresiasi atas kesempatan silaturahmi dengan Dandim 0715/Kendal. Ia menegaskan bahwa FKB dibentuk sebagai wadah kebersamaan dan jembatan komunikasi masyarakat dalam ikut mendorong kemajuan Kabupaten Kendal.

Menurut Mas Har, FKB bersifat independen dan tidak berafiliasi dengan kepentingan politik tertentu. Keberadaan FKB diarahkan untuk memperkuat komunikasi antarelemen masyarakat serta membangun sinergi dengan pemerintah dan unsur lainnya.

“Mudah-mudahan dengan silaturahmi bersama Dandim Kendal, FKB di Kendal ini bisa menjadi satu suara dan satu tekad bersama untuk memajukan Kendal, tanpa campur tangan politik,” kata Mas Har.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati Kendal serta para tokoh masyarakat yang dinilai selama ini menjadi figur panutan dan pemersatu bagi berbagai elemen masyarakat.

Mas Har berharap kolaborasi antara masyarakat, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, FKB bisa bersilaturahmi dengan Dandim Kendal. Forum Kendal Bersatu ini dibentuk sebagai salah satu jembatan komunikasi masyarakat Kabupaten Kendal dengan pemerintah Kendal, bukan hanya antar komunitas tertentu saja,” ujarnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan komitmen FKB untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui komunikasi, pengawasan, serta kritik dan masukan yang konstruktif. Dengan sinergi lintas elemen tersebut, diharapkan tercipta suasana yang kondusif sekaligus solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Kendal.

( Rkm )