Belum Terisinya Kekosongan Pejabat di Kabupaten Kendal Akibat Masih Adanya Tarik Ulur Antara Bupati dan Wakil Bupati

KENDAL | RADARPOSNUSANTARA.COM -Masyarakat Kecamatan Ngampel boleh bernapas lega, pasalnya kekosongan pejabat di Kecamatan Ngampel akan segera diisi, tidak hanya di Ngampel, tapi di seluruh Kabupaten Kendal, sehingga diharapkan pelayanan terhadap masyarakat akan segera pulih

Kepastian tersebut di dapat saat wartawan media ini mewawancarai Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki usai membuka Puncak peringatan hari ibu ke 95 di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Kamis 21/12/23.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati mengatakan bahwa pengisian kekosongan di masing-masing Instansi se Kabupaten sudah disusun, tinggal tunggu waktu untuk pelantikan.

Mundurnya pelantikan itu disebabkan, saat penyusunan personilnya masih ada tarik ulur antara saya selaku Wakil Bupati dengan Pak Bupati, sehingga belum ada titik temu, masih ada yang kurang sreg,” terang Pakde Bas, biasa ia dipanggil.

“Sebetulnya hari ini saya dan Pak Bupati akan bertemu untuk membahas hal itu, nampaknya pak Bupati masih ada kesibukan, bisa datang apa nggak,” ungkapnya.

Ditambahkan Wakil Bupati bahwa pengisian ini tidak hanya Camat ngampel dan singorojo, tapi juga Sekcam Kecamatan Ringinarum.

Senada dengan Wakil Bupati, Sekda Kendal H. Sugiono juga menyampaikan hal yang sama, yaitu susunan pejabat yang akan mengisi kekosongan se Kabupaten Kendal sudah jadi, tinggal menunggu waktu pelantikannya saja.

Namun sayangnya, janji yang disampaikan Sekda sampai dengan berita ini tayang belum terlaksana,

“Baru tau saya, kalau didalamnya masih ada yang kurang sreg,” kata Perades Ngampel.

“Semoga janji kali ini tidak hanya lips service saja,” ucap salah satu perangkat desa.

Seperti pernah diberitakan oleh media ini, bahwa Pejabat di Kantor Kecamatan Ngampel banyak yang kosong, dari 8 jabatan devinitif, saat ini tinggal 2 saja.

“6 jabatan yang kosong itu akibat pejabatnya meninggal, Purna tugas atau promosi,” terang Plt. Sekcam Agus.

Kekosongan tersebut dikomplin oleh beberapa Kepala Desa, sebab mereka merasa kesulitan untuk kordinasi dengan Camat, lebih-lebih sebentar lagi menghadapi pemilu serentak.

“Mau minta tanda tangan Plt Camat saja kita kesulitan, sebab Plt Camat lebih banyak di Cepiring” kata Kades Bojong gede.

Waktu itu Sekda Kendal juga sudah menyampaikan seperti halnya yang disampaikan oleh Wakil Bupati, namun ditunggu berbulan bulan belum ada pengisian.

Penulis : A. Khozin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *