KENDAL | RADARPOSNUSANTARA.COM – Natal merupakan perayaan sukacita karena Allah berkenan menjumpai seluruh ciptaan-Nya dalam peristiwa kelahiran Yesus Kristus.
Sukacita itu terungkap antara lain dalam nyanyian para malaikat dan bala tentara surga.
Perayaan Natal Tahun 2023 ini mengambil Tema “Kemuliaan bagi Allah, dan damai sejahtera di bumi”
Tema ini menyitir Firman Allah : “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” (Lk 2:14).
Warta sukacita tentang kelahiran Yesus di kota Betlehem menggembirakan hati para gembala.
“Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat yaitu Kristus Tuhan di kota Daud” (Lk 2:10-11).
Para gembala adalah pribadi-pribadi sederhana yang memiliki harapan besar kepada Sang Mesias sebagai pembawa damai sejahtera.
Natal mengajak umat beriman untuk masuk dalam karya penyelamatan Allah dan bertemu dengan Sang Juru Selamat agar mengalami damai sejahtera.
“Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu di panggil menjadi satu tubuh dan bersyukurlah” (Kol 3:15).
Damai sejahtera (shalom) sebagai suasana hidup yang damai, rukun, dan tentram, tidak hanya berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Allah, tetapi juga hubungan antarsesama umat manusia dan antara manusia dengan alam semesta.
Hal itu disampaikan oleh Pendeta pada khotbah Jemaat Gereja St. Martinus dijalan utama Weleri, Minggu 25/12/23.
Sementara itu, Bupati Kendal Dico Ganinduto dihadapan awak media ini menyampaikan bahwa berdasarkan pantauannya perayaan Natal tahun 2023 di 2 (dua) daerah yaitu di Kecamatan Kendal dan Weleri nampak berjalan lancar dan aman.
Bupati berharap agar kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kendal kedepan bisa semakin baik lagi.
“Mari kita besama-sama menjaga agar seluruh umat beragama yang ada di Kabupaten Kendal bisa beribadah dengan baik dan lancar,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, tujuan jajarannya melakukan monitoring adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jemaat yang saat ini sedang merayakan Natal.
“Apalagi ini menjelang pemilihan presiden dan pemilu serentak tahun 2024, moment tersebut agar bisa disikapi dengan baik, jangan ada konflik dan harus mengedepankan kebersamaan guna menjaga Kendal lebih baik,” Pesan Bupati.
Saat disinggung merebaknya lagi COVID 19, Bupati Dico menjawab bahwa pihaknya memberikan perhatian serius dengan terus memantau perkembangan COVID di Kendal.
“Jaga kesehatan, apalagi saat ini lagi musim sakit, musim pancaroba, kita tetap harus waspada menjaga kesehatan dan imun badan kita masing-masing, cukup istirahat dan makan teratur,” harapnya.
Penulis : A. Khozin