MADINA SUMUT-RADARPOSNUSANTARA.COM- Curahan hati seorang Guru Honorer yang tidak lulus saat pengumuman Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) didengarkan penuh haru sejumlah Wartawan yang bertugas saat meliput kegiatan demontrasi di depan gedung DPRD Madina, Jum’at (12/1/2024).
Guru honorer yang sudah bertugas 10 tahun ini mengungkapkan orang tuanya mendapatkan peringatan melalui oknum tertentu agar dia dan rekan-rekannya segera menghentikan postingan dan aksi demo terkait kisruh PPPK.
“Bukan saya yang diintimidasi tapi orang tua, saat itu saya ketahui melalui telpon dan diingatkan agar saya berhenti memposting dan ikut-ikutan demo,” ungkap guru yang tidak mau disebutkan namanya ini didepan sejumlah pers, Jum’at (12/1/2023).
Dia juga bercerita pernah mendapat ajakan bertemu pada pukul 03.00 WIB disalah satu tempat untuk mengkondisikan sejumlah rekan-rekan yang terus menuntut keadilan terkait kecurangan. Pada kesempatan itu dia menunjukkan sejumlah chat dari Whatshap
Henri H