Caleg DPR RI Dari Dapil Jateng 1 Nomer Urut 5 PDIP Dyah Kartika Rini Tawarkan Program Spektakuler Bagi Warga Sendangsikucing Rowosari Kendal

KENDAL | RADARPOSNUSANTARA.COM – Caleg DPR RI dari Dapil Jateng I ( Kodya Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Salatiga) Nomor urut 5 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dyah Kartika Rini menggelar acara “Sesarengan mbangun Kendal” bersama masyarakat Sendangsikucing Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal, Selasa, 23/01/24.

Acara yang menggandeng Relawan Pijar (perempuan Indonesia pilih Ganjar) tersebut dimeriahkan dengan musik dangdut.

Nampak ratusan simpatisan, PDI Perjuangan dan relawan Ganjar-Mahfud antusias mendengarkan paparan program yang disampaikan oleh Tim Pijar Pusat Hariyadi dan Caleg Dyah Kartika Rini meski turun gerimis.

Sementara itu, usai acara Dyah Kartika Rini kepada awak media ini mengatakan bahwa kehadirannya di desa Sendangsikucing ini dalam rangka menyampaikan program Capres dan Cawapres nomor urut 3 kepada masyarakat Kendal pada umumnya dan masyarakat Rowosari pada khususnya.

Diantara program Ganjar-Mahfud adalah satu keluarga satu sarjana, KTP Sakti, Satu kartu untuk semua dan penghapusan hutang bagi nelayan dan petani yang punya hutang baik di perbankan maupun di lembaga pembiayaan pemerintah lainnya.

Dyah juga menyampaikan tentang program yang akan diusungnya apabila ia terpilih menjadi anggota DPR RI, diantaranya adalah program penanganan stunting, selain itu, pihaknya juga akan melanjutkan program yang selama ini sudah dijalankan Bapak Ganjar dan ibu Atiqoh selama menjadi Gubernur Jawa Tengah, yaitu Jateng Gayeng Nginceng Wong meteng.

“Maksudnya adalah saat ibu-ibu memasuki awal masa kehamilan, hendaknya diberikan gizi yang baik, agar kelak saat lahir bayinya sehat,” tegas Dyah.

Ditempat sama, salah satu istri nelayan yang hadir Hidayah (33) menitipkan pesan kepada Dyah Kartika Rini untuk disampaikan kepada Ganjar Mahfud, diantara pesannya yang pertama adalah Agar PKH dana sekolah untuk ditambah, agar penerima manfaat bisa merata,

Yang kedua mengenai Pupuk bagi petani supaya disubsidi dan dipermudah, sebab selama ini disaat musim tanam tiba, pupuk akan menghilang, bila ada harganyapun sudah selangit.

Yang ketiga persoalan solar bagi nelayan.

“Selama ini solar semakin sulit didapat, oleh karena itu kami mohon untuk dipermudah beli nya, karena kalau membeli solar sulit, maka nelayan di Sendangsikucing ini tidak bisa melaut, dampaknya, anak-anak tidak bisa sekolah dan kesulitan mempertahankan hidup,” kata istri nelayan cerdas ini.

Sebagai tambahan pesan, Hidayah memohon agar tanah yang ada di muara sungai supaya dikeruk, karena sedimentasi nya sudah sangat parah.

“Apabila lautnya surut, maka nelayan tidak bisa keluar masuk, akibat sungainya dangkal,” tutupnya.(*)

Penulis : A. Khozin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *