KENDAL | RADARPOSNUSANTARA.COM – Kartika Djoemadi atau dikenal juga dengan nama lengkap, Dyah Kartika Rini Djoemadi, yang biasa dipanggil ibu Deedee ini merupakan Caleg DPR RI dari Dapil Jateng 1 nomor urut 5 dari Partai PDIP ini lahir di Jakarta tanggal 21 April, ia adalah sosok pengusaha, penggerak relawan, dan pembicara di berbagai pelatihan dan media massa. Ia terkenal karena menjadi salah satu pendiri Jasmev.
Dyah Kartika Rini adalah putri dari pasangan Sri Ngadiyah Achmadi yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan Djoemadi Poerwosoemarto yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.
Ayahnya adalah seorang perwira tinggi Angkatan Darat dari kesatuan Zeni, yang pernah berdinas sebagai Guru Militer di Sekolah Militer milik Angkatan Darat bernama Pusat Pendidikan Zeni Angkatan Darat pada tahun 1985.
Dyah Kartika Rini menyelesaikan Pendidikan Sarjana di S1 Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Ia melanjutkan pendidikan pasca sarjaa di Jurusan Manajemen Komunikasi Program Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.
Pendidikan doktoral diselesaikan di Program Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Dari penelusuran media ini, Kartika juga tercatat sebagai lulusan Jurusan Business and Economics di University of Cambridge serta The London School of Economics and Political Science.
Ia juga pernah menjadi Komisaris PT Danareksa (Persero) pada tahun 2015-2020 dan Komisaris PT Jasa Raharja pada tahun 2020-2023.
Hal itu dikatakan Dyah Kartika Rini kepada awak media ini di sela-sela kegiatannya mengunjungi pasar Sukorejo, Jumat 09/02/24.
“Perlu pemikiran selama 20 tahun bagi saya untuk masuk ke dunia politik, tahun 2004 sudah ditawari, tetapi saya belum bersedia, terus tahun 2014 juga diminta masuk ke politik, masih saya tolak, baru di tahun 2024 ini saya bersedia masuk,” ucapnya.
Karena menurutnya, memasuki dunia politik itu harus sudah selesai dulu dengan dirinya, dengan ekonominya dulu, dengan usahanya dulu, sehingga ketika masuk, sudah bisa fokus terhadap tanggung jawab yang di emban nya.
“Tidak di rusuhi dengan berbagai macam hal kepentingan yang ada di dalam kehidupannya,” tegas Dyah.
Kehadirannya di pasar-pasar yang ada di Dapil Jateng 1 ini, selain Kulonuwun kepada pedagang untuk memohon doa dan dukungannya dengan memilih dirinya, sekaligus ia dan Tim nya mensosialisasikan program Paslon Ganjar Mahfud.( Bersambung)
Penulis : A. Khozin.