KENDAL-RADARPOSNUSANTARA.COM-Dengan adanya pembelian buku mewarnai kini Sejumlah orang tua siswa TK di kabupaten kendal mengeluhkan adanya dugaan pemaksaan untuk membeli buku mewarnai yang berjudul aku cinta kendal karya chacha frederica alias istri bupati kendal.
Seperti dirasakan ST seorang warga kaliwungu yang harus menebus buku berisikan 20 halaman itu untuk anaknya yang masih duduk di bangku TK di wilayah kaliwungu.
ST menyebut, harga satu buku itu sebesar Rp 22 ribu. Yang herannya lagi buku itu tampak tipis dengan sampul halaman depan bergambar ikon Kabupaten kendal berupa kereta kencana lengkap dengan kuda dan kursinya.
Selain itu buku yang di terbitkan erlangga for kids ini sudah ber-ISBN dengan nomor 978-602-467-794-7 dan buku tersebut juga sudah masuk dalam iPusnas. Tercatat dalam kepenganggaran buku adalah chacha fredeicha , ilustrator hasas citra, editor Phoebe jasprita dan hijrah saputra
Buku berjudul aku cinta kendal ini memiliki seri bernama aku bermain dan belajar bersama EFL.
“Buku tersebut dijual dengan harga Rp 22 ribu padahal isinya cuma 20 lembar saja. Kalau di pasaran, buku mewarnai seperti ini cuma Rp 15 ribu. Itu pun sudah dapat buku dengan kertas yang tebal. Lah ini bukunya tipis banget ” Akunya (21/2/24)
Tak hanya itu warga kaliwungu pun membeberkan jika siswa TK B juga wajib memiliki buku karya istri bupati kendal
Bahkan di kecamatan kaliwungu hampir semua TK di bawah naungan Disdikbud kendal wajib membeli buku tersebut
“Saya sih gak beli, cuma sama gurunya langsung dimasukin ke tas anak saya. Mau gak mau harus beli padahal secara aturan kan gak boleh keluh ST. Orang tua siswa
Menurut ST, buku tersebut memang lebih mengenalkan kabupaten kendal melalui gambar-gambar.
Meski begitu sangat disayangkan jika anak-anak TK di wajibkan membeli buku tersebut. Seharusnya gak perlu sampe mewajibkan anak -anak untuk beli lah. Kasihan orang tuanya yang ekonominya pas pasan. Apalagi kalau anaknya banyak dan butuh biaya semua “Imbuhnya
Kendati begitu Ketua Ikatan Guru TK Indonesia kecamatan kendal Yulia Rias Heratini mengatakan, buku karya istri bupati kendal ini ada di setiap TK di bawah naungan disdikbud kendal.
Menurutnya, buku ini tergolong bagus untuk pembelajaran anak anak TK selain itu juga, buku ini juga bilingual yakni Indonesia dan bahasa Inggris
Yulia menceritakan, isi buku tersebut terdapat gambar berupa ikon-ikon di kabupaten seperti tugu selamata datang, peta kendal, taman garuda, makanan khas dan lainnya.
Jadi siswa bisa mewarnai bukunya dan anak-anak juga tau apa saja ciri khas kendal”. Ceritanya.
Yulia melanjutkan”para siswa di TK nya diwajibkan membeli buku karya chacha frederica ini. Yakni dengan harga Rp 22 ribu untuk satu buku.
Kemudian uang pembelian itu disetorkan ke IGTKI kabupaten kendal.
“Ini memang khusus untuk anak TK kelompok B dan hasilnya (mewarnai) akan dilombakan pada Mei mendatang di rumah dinas bupati, setiap kecamatan diambil tiga karya terbaik. ” Lanjutnya.
Adapun Terkait program kerjasama ini, Yulia mengaku tidak tau persis. Hanya saja buku ini memang di terbitkan oleh erlangga.
“Kalau di TK wilayah kendal tidak ada yang protes. Malah responnya baik, ” Tandasnya.
Terkait hal ini bupati kendal Dico M Ganinduto ikut angkat bicara.Dico mengelak jika buku tersebut adalah karya istrinya. Dia juga tidak tau menahu Terkait buku tersebut datang dari mana.
Bahkan, bupati kendal mengaku tidak pernah mengintruksikan para siswa untuk membeli buku tersebut. Pihaknya juga akan menindahlanjuti masalah ini bersama Disdikbud kendal”.
“Jangan asal fitnah. Itu bukan buku saya juga bukan buku istri saya. Saya gak tau, itu bukunya dari mana. Saya tidak pernah mengintruksikan untuk membeli buku. Saya akan tindaklanjuti masalah ini. Saya rapatkan dengan Dinas Pendidikan Kendal”, ujar singkat
( Tim )