HUT Kabupaten Madina Yang Ke-25 Tahun Sepi Pewarta

MADINA SUMUT-RADARPOSNUSANTARA.COM-Dalam acara ulang tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang Ke 25 Tahun terlihat sepi Dari pantauan atau liputan awak media.

Dari penglihatan tim awak media hampir tidak ada hanya ada beberapa media saja yang bertugas di acara pembukaan HUT Kabupaten Madina,yang melakukan peliputan dalam acara tersebut yang dilaksanakan di pelataran masjid Agung Nur Alanur Panyabungan Selasa (05/03/24)

Dari pantauan Tim Media Radar Pos Nusantara ini bukan hal aneh dan merupakan hal yang wajar,dan bukan tak mungkin acara-acara di hari berikutnya pun akan sepi dari lensa kamera para media serta tulisan dari awak media.

Hal itu disampaikan oleh salah satu wartawan Radar Pos Nusantara Perwakilan Sumut saudara Henri Husein Nasution, melihat akhir akhir ini wartawan terlihat enggan untuk meliput kegiatan Pemda,meskipun acara itu sebuah even besar.”Saya tidak kaget, justru kalau banyak yang meliput baru saya heran,”ucapnya

Pria yang akrab disapa kobet itu memang aktif dalam mengkritisi terkait pemberitaan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Madina,yang menurutnya tidak adil dalam urusan pemberian Insentif berita. Sehingga wartawan pun malas untuk meliput pemberitaan pada masa pemerintahan Sukhairi Atika,” tuturnya.

Henri menambahkan, selama pemerintahan Sukhairi Atika ini wartawan hanya dilibatkan sesuai kebutuhan Pemkab saja.”Mereka seperti alergi dengan profesi wartawan, terutama yang jarang bersinggungan dengan Diskominfo,”tegasnya.

Diapun menjelaskan, seluruh wartawan di Madina ini punya peran penting dalam pembangunan daerah ini terutama di bidang pemberitaan.”Seharusnya pemerintahan tidak menyampingkan peran dalam hal ini seluruh wartawan dalam pembangunan daerah,”tutupnya.

Untuk diketahui, pembukaan acara HUT Madina ke 25 yang digelar di pelataran Masjid Agung Nur Alan Nur Panyabungan, sepi pewarta. Ini mulai terlihat sejak anak-anak sanggar menampilkan tarian kreasi.

Puncaknya, saat BPJS memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution. terlihat sepi hanya beberapa wartawan saja yang mendekat untuk mengabadikan momen tersebut.

Hal serupa terjadi saat orang nomor satu di Pemkab Madina itu menggunting pita pertanda pembukaan pameran pembangunan dan ekonomi kreatif. Para juru foto yang berjejer di depan bupati dan rombongan hanya dari kalangan pemerintah, yakni dari Diskominfo dan instansi lainnya.

Sebelumnya pada Media Desember 2023 lalu, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Madina melalui sekretaris Ahmad Duroni menyambangi beberapa organisasi dan komunitas wartawan setempat. Dalam kesempatan itu, dia menerangkan pertemuan dengan para pemburu berita itu merupakan langkah awal menguatkan kerja sama pemberitaan dan mendukung tugas-tugas jurnalistik.

“Jurnalis itu membutuhkan berbagai sumber informasi yang akurat, Diskominfo sebagai mitra di pemerintahan akan hadir sebagai penyedia data yang akurat dan terpercaya,” katanya waktu itu di hadapan beberapa wartawan yang berkumpul di Taman Kota Panyabungan.

Namun, tindak lanjut pertemuan itu tak terlihat. Nyatanya, dalam beberapa kesempatan Diskominfo Madina tidak hadir memberikan jawaban atau data yang dibutuhkan media untuk pemberitaan. “Kalau ada dinas yang tidak bisa dihubungi, sampaikan kepada kami berupa konfirmasi tertulis baik melalui surat atau pesan WA (WhatsApp) biar kami yang meminta,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemkab Madin mengusung tema Kerja Kita Prestasi Madina dalam perayaan hari jadi daerah untuk tahun ini. Tema tersebut merupakan ajakan untuk semua pihak agar bekerja sama dalam memajukan dan meningkatkan pembangunan daerah.

 

( Team Sumut )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *