Mona-Karman : Dibutuhkan Grand Design Besar Pada PKPA Untuk Lahirkan Advokat Berkwalitas dan Berintergritas

SEMARANG | RADARPOSNUSANTARA.COM – Setelah sebelumnya mengunjungi FH UKSW Salatiga, kini kedua Calon Ketua dan Sekertaris DPC Peradi Semarang tersebut mengunjungi Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip), Rabu 23/04/24.

Kehadiran mereka berserta para pendukung Mona-Karman ke Fakultas Hukum Undip tersebut dalam rangka memperluas kerjasama dengan perguruan tinggi hukum dan Peradi pimpinan Luhut M.P Pangaribuan.

Rombongan Mona-Karman (MK), diterima langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Undip, Prof. Dr. Retno Saraswati di Ruang Dekan Kampus Undip Tembalang.

Usai pertemuan, kepada awak media ini Mona berpesan agar Ketua DPC Peradi yang akan datang, mampu mempertahankan kerjasama yang sudah terjalin baik antara FH Undip dengan DPC Peradi, seperti yang telah dilakukan pada era Kepemimpinan Broto Hastono.

“Kalau perlu ditambah ruang lingkup kerjasama nya, tidak hanya penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), namun juga perlu memikirkan mandat Munas Batam beberapa waktu lalu untuk mendorong revisi RUU Advokat masuk dalam program Prolegnas prioritas,” jelasnya.

Selanjutnya Mona berharap agar para akademisi dari berbagai perguruan tinggi yang sudah menjalin kerja sama nya, bisa memberikan masukan secara konstruktif demi kemajuan Peradi khususnya DPC Peradi Semarang.

“Siapapun yang jadi Ketua DPC Peradi nanti, program kerjasama dengan perguruan tinggi hukum ini harus menjadi prioritas,” harapnya

Pemikiran yang sama juga disampaikan oleh Sukarman Sastro selaku calon sekretaris, ia berpendapat bahwa perguruan tinggi hukum dan organisasi advokat sama-sama bertanggung jawab secara moral untuk menghasilkan seorang advokat yang berkualitas dan berintegritas.

“Dibutuhkan grand design kurikulum yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan PKPA,” tutupnya.

(Khozin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *