BOYOLALI — RADARPOSNUSANTARA.COM-Kebakaran hebat melanda sebuah gudang rongsok di Dukuh Ploso Kerep RT 01/RW 03, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Senin (21/9/2026) siang.
Gudang rongsok milik Dadio yang disewa Widodo tersebut terbakar dan api kemudian merembet ke lahan kosong milik Nuryahmin. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi, dengan kerugian materiil ditaksir sekitar Rp250 juta.
Kobaran api yang membesar membuat petugas gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman. Sebanyak 20 anggota Kodim 0724/Boyolali turut diterjunkan untuk membantu proses pemadaman dan penanganan di lokasi.
Babinsa Winong Koramil 01/Kota Boyolali, Serma Oko Sutejo, yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada satuan atas sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait.
Kodim 0724/Boyolali juga mengerahkan satu unit truk pemadam kebakaran untuk membantu menjinakkan kobaran api.
Total enam kendaraan pemadam dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Armada itu terdiri atas empat unit pemadam kebakaran Kabupaten Boyolali, satu unit truk pemadam milik Kodim 0724/Boyolali, serta satu unit Water Cannon Polres Boyolali.
Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika Susiani, istri penyewa gudang, membakar sampah plastik sisa pabrik sepatu di belakang rumah.
Setelah pembakaran ditinggalkan, kondisi berubah sekitar pukul 12.30 WIB. Api diduga membesar akibat tiupan angin hingga menyambar tumpukan plastik yang berada di dalam gudang.
Kobaran api kemudian merembet ke lahan kosong milik warga yang berada di belakang gudang.
Warga yang melihat api mulai membesar langsung berteriak meminta pertolongan. Saksi lainnya, Slamet Rahardjo, kemudian menghubungi Babinsa Winong Serma Oko Sutejo untuk melaporkan kejadian tersebut.
Mendapat laporan, petugas bersama anggota TNI, pemadam kebakaran, kepolisian, relawan, dan masyarakat bergerak melakukan upaya pemadaman.
Api Berhasil Dikendalikan, Tidak Ada Korban Jiwa
Setelah berjibaku dengan kobaran api selama beberapa jam, petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sekitar pukul 14.40 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
Keterlibatan personel Kodim 0724/Boyolali bersama petugas pemadam kebakaran, kepolisian, relawan, dan masyarakat dinilai membantu mempercepat proses pengendalian kobaran api sehingga kebakaran tidak meluas ke area permukiman warga.
(Ak)