Yayasan Baitul Maal PLN UP3 Semarang Berikan Bantuan Kepada Anak Stunting di Desa Sukomulyo Kaliwungu Selatan

KENDAL,RADARPOSNUSANTARA.COM – Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) UP 3 Semarang bekerjasama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) memberikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita dalam program Cekal (Cegah dan Tangkal) di desa Sukomulyo Kaliwungu Selatan, Rabu 11/10/23.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kendal dr. Sri Nurhayati, Camat Kaliwungu Selatan Sugiyarto, Pengurus YBM UP 3 Semarang Indra Kusuma, Perwakilan Korwil ULP Kendal Micka, Perwakilan Desa Sukomulyo Arifin serta Para Ibu-ibu penerima bantuan.

Sementara itu Perwakilan dari YBM UP 3 PLN Semarang Indra Kusuma menerangkan bahwa Yayasan Baitul Maal (YBM) adalah yayasan Indipenden yang mengelola zakat pegawai muslim PLN.

“Sebagai Pegawai Muslim PLN, gaji kami dipotong untuk program keagamaan, kemudian dikelola oleh YBM berkerja sama dengan organisasi Inisiatif zakat Indonesia (IZI) melakukan program kemanusiaan seperti Bedah Rumah, pengentasan Stunting dan Program air bersih akibat kekeringan.

“Alhamdulillah kami punya kesempatan untuk membantu pengentasan stunting di desa Sukomulyo ini, memang tidak banyak, namun harapannya bantuan ini bisa terus kami berikan secara berkesinambungan,”ucap indra.

Ditempat sama, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kendal dr. Sri Rokhayati memaparkan bahwa pemerintah betul-betul memberikan perhatian khusus dalam penanganan stunting, karena hal itu sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak kedepannya,

“Program PMT adalah kegiatan pemberian makanan tambahan untuk bayi dan balita guna melengkapi kebutuhan gizi anak agar mencapai berat badan sesuai usianya,” urainya.

Pihaknya juga menyampaikan harapan dan permintaanya kepada pengurus YBM PLN UP3, agar pemberian bantuan ini bisa berkelanjutan sampai 3 bulan kedepan, sehingga bisa di evaluasi dan kelihatan hasilnya.

Dokter Sri Nurhayati juga menjelaskan tentang apa itu stunting.

“Stunting adalah suatu kondisi dimana tinggi anak kurang dibandingkan umurnya, penyebabnya kekurangan kalori, kekurangan energi dan kekurangan asupan gizi,” terang dokter Sri.

“Dengan peran serta antara pemerintah, swasta serta masyarakat untuk bekerjasa dalam upaya meningkatkan penanganan penurunan stunting di Kendal.

“Sehingga di Kendal akan mencapai Zero New Stunting,” tutup dokter Sri.

Selanjutnya Camat Kaliwungu Selatan (Kasela) Sugiyarto dalam sambutanya menyampaikan bahwa jumlah stunting di Kasela sekita 400 anak, namun secara Nasional jumlah tersebut jauh dibawah target.

“Standar Stunting secara Nasional itu kan 14 persen, sementara di Kaliwungu Selatan hanya 9 persen, jadi sudah memenuhi standar yang ditentukan,” terangnya.

Terpisah, penerima bantuan Irma warga RT 05 RW 05 Desa Sukomulyo mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh YBM PLN Semarang.

“Semoga dengan PMT berupa telur dan susu ini bisa meningkat kadar gizi anak saya, biar cepat sehat dan tumbuh sebagaimana seharusnya, saat ini usia anak saya 1,3 tahun dengan berat badan 8,3 kg,” ucapnya.

 

Pewarta :A Khozin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *