KENDAL | RADARPOSNUSANTARA.CPM – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan ( BPKP) Kabupeten Kendal menggelar acara Seminar dengan Tema “Strategi penguatan Sumberdaya manusia melalui pengembangan kompetensi dan sosialisasi dan kebijakan analisis kebutuhan pengembangan Kompetensi bagi Aparatur Negara Sipil (ASN) dilingkangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal, Senin 18/12/2023.
Sementara itu Kepala BKPP Kendal, Abdul Basyir mengatakan diadakannya seminar ini bertujuan untuk mewujudkan misi dan visi dari Bupati Dico Ganinduto dan memenuhi kebutuhan Sumber daya manusia termasuk didalamnya pengembangan kompetensi ASN secara Efektif, Efisien dan terarah guna memberikan pengetahuan dan pembekalan terdapat perangkat daerah dalam menyusun kebutuhan pengembangan kompetensi ASN.
Acara yang digelar di gedung Abdi Praja Setda Kendal tersebut di buka oleh Sekda Kendal Ir.H. Sugiono.
Dipapafkan oleh Sekda, bahwa saat ini jumlah pegawai negeri sipil (PNS) pertahun ini ( 2023-red) jumlahnya kurang lebih 6.200 Anggota, sebelumnya PNS kita pada tahun 2010 kurang berjumlah 15.000 anggota PNS.
“Sekarang kondisinya memang sudah menyusut, ada yang meninggal ataupun purna, maka dari itu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang nantinya akan mengisi kekosongan,” terang Sekda.
Sekda Sugiono berharap PPPK dapat segera diberikan bimbingan dan penguatan serta peningkatan, Sekda juga menambahkan bahwa kedepan porsi ASN terdiri dari 30 persen PNS dan 70 Persen PPPK,
Seperti yang pernah diberitakan media ini, bahwa kekosongan pejabat struktural pada level eselon III sudah sangat memprihatinkan,
“Harusnya dalam menghadapi pemilu tahun 2024 yang sebentar lagi ini, seluruh struktur jabatan yang kosong dilevel itu sudah harus terisi, lebih-lebih jumlah eselon III di Pemda Kendal sangat melimpah,” ujar salah satu kades di Kecamatan Ngampel.
Salah satu contoh kekosongan jabatan yang sampai hari ini belum terisi adalah di Kantor Kecamatan Ngampel, dari 8 struktural yang ada, sekarang tinggal 2, disebabkan ada yang meninggal, purna tugas, ataupun dipromosikan ke tempat lain.
“Tentu akan menggangu pelayanan kepada masyarakat, padahal kekosongan itu sudah 7 bulan lamanya,” ujar didik Kades Bojong gede.
“Untuk minta tanda tangan dan kordinasi dengan Camat juga kesulitan, karena Plt. Camat banyak di Cepiring,” imbuhnya.
Janji yang disampaikan oleh Sekda Kendal Sugiono, sampai dengan berita ini tayang, juga belum ada tanda-tanda akan adanya pengisian apalagi pelantikan.
“Segera akan diisi” Janji Sekda yang pertama pada tanggal 22/10/2023.
“Untuk pengisian kekosongan sudah tersusun, tinggal pelantikan serentak se- Kabupaten Kendal,” Janji Sekda yang ke dua pada tanggal 10/12/2023.
Penulis : A. Khozin.