Pasar Murah Kodim 0715/Kendal di Serbu Masyarakat, Dalam Hitungan Menit Ludes, Banyak Yang Tidak Kebagian

KENDAL | RADARPOS USANTARA.COM – Kodim 0715/Kendal mengadakan Bantuan Sosial (Bansos) berupa pasar murah terbuka untuk masyarakat, Selasa, 05/3/2024.

Acara yang di gelar di halaman Makodim tersebut dihadiri oleh Kasrem 073/Makutarama, Letkol Kav Indarto, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Ely Purwadi dan Kapolres Kendal, AKBP Feria Kurniawan, Staf Ahli Bupati Suharjo serta para Danramil beserta jajarannya dan Ibu Persit.

Menurut Ketua Panitia Baksos, Letda Inf Nurwanto bahwa pihaknya telah menyediakan sembako sebanyak 350 paket, terdiri dari paket 1 seharga 90 ribu, sedangkan untuk paket 2 seharga 60 ribu, sementara yang paket 3 terpaksa di ecerkan, seperti telur ayam, beras dan minyak goreng.

“Hal itu dilakukan mengingat masyarakat yang hadir terlalu banyak, sehingga untuk paket 3 terpaksa di pecah, dijual per satuan,” terang Letda Nurwanto yang juga sebagai pasiter.

Selanjutnya, Letda Nurwanto juga menyampaikan antisipasinya terkait dengan masyarakat yang sudah datang tapi tidak kebagian, menurut Letda Nurwanto, sesuai dengan petunjuk komandan kedepan akan dilaksanakan kembali.

Sementara itu, di hadapan wartawan, Kasrem 073/Makutarama, Letkol Kav Indarto mengatakan, maksud dan tujuan digelarnya kegiatan ini adalah dalam upayanya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terkait dengan melonjaknya harga-harga sembako.

“Memang ada sebagian harga komoditi di pasaran sempat naik, lebih-lebih saat ini menjelang datangnya bulan romadhon, oleh karena itu kami dari Korem dan juga Kodim memberikan bantuan kepada masyarakat. Kami berharap langkah kecil ini dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau, relatif murah dibanding harga pada umumnya,” ungkap Kasrem 073/Makutarama.

Senada dengan Ketua Panitia, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Ely Purwadi menambahkan, dalam kegiatan baksos pasar murah, pihaknya menyediakan 350 paket, terdiri dari, paket 1 dengan nilai tebus Rp 90 ribu berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula pasir 2 kilogram.

“Tadinya kita menyediakan hanya 300 paket, tapi karena antusiasme masyarakat kita tambah lagi 50 paket. Jadi total ada 350 paket. Untuk yang tidak mendapatkan, rencana ke depan akan kita gelar baksos lagi,” ujar Dandim Kendal.

Pada kesempatan tersebut, staf ahli Bupati Suharjo kepada awak media ini menyampaikan, bahwa stok untuk beras dan kebutuhan komoditas sembako di Kabupaten Kendal pada posisi terpenuhi dan aman,

“Namun dalam menghadapi bulan Romadhon ini akan terjadi fluktuatif harga, hal itu disebabkan kebiasaan masyarakat dalam menghadapi puasa, mereka punya kecenderungan untuk memborong, itu yang perlu di antisipasi,” beber Suharjo.

“Antisipasi yang akan dilakukan Pemda adalah kordinasi dengan pihak Dolog dan Bulog serta perusahaan yang menghasilkan sembako,” tambahnya.

Seperti dalam pantauan media ini, memang banyak masyarakat yang hadir tidak bisa membeli sembako, akibat habis, hal itu disebabkan karena barang yang tersedia tidak imbang dengan masyarakat yang datang, padahal pihak panitia sudah melakukan rekayasa penjualan dengan memecah paket 3 manjadi satuan, tetapi faktanya tetap tidak bisa mencukupi.

Mereka datang berbondong-bondong ke Makodim akibat mendapatkan pesan Wa berantai, padahal menurut panitia Letda Nurwanto, undangan diberikan melalui Babinsa desa masing-masing.

Salah satu masyarakat yang hadir, Puji Lestari dan Sumiarsih, asal Kelurahan Bandengan menceritakan bahwa dirinya sudah datang sejak jam 08 pagi, namun kedatanganya hanya berdasarkan Shere-sheran dari group WA tanpa membawa kupon.

“Aku kecewa banget mas, jauh-jauh datang sejak pagi tapi tidak mendapat kan barang,” ucapnya dengan nada kesal.

Penulis : A. Khozin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *