Kepala BNPB RI : Rumah Hanyut Akibat Banjir Dapat Bantuan 60 Juta

KENDAL | RADARPOSNUSANTARA.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Suharyanto datang meninjau banjir di RSS Langenharjo, Minggu 17/04/24.

Selain meninjau di RSS, Letjen TNI Suharyanto juga memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir di desa Kauman Kecamatan Kendal.

Acara yang di Pusatkan di Balai Kelurahan Kauman tersebut dihadiri Bupati Kendal Dico Ganinduto, Kapolres Kendal, Dandim 0715/Kendal, Deputi III Bidang darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan, Kepala BPBD Jateng, Sekda Kendal, Kadis Kominfo, Kepala BNP D Kendal serta undangan lainya dari unsur Pemerintah Daerah Kendal.

Dalam pidatonya Bupati Kendal Dico Ganinduto pertama-tama menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala BNPB beserta jajaran, ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya juga di sampaikan Bupati Kepada BNPB dan semua pihak atas kepeduliannya terhadap korban bencana di Kabupaten Kendal.

Selanjutnya Bupati menyampaikan kondisi riil dalam beberapa hari ini di wilayah Kabupaten Kendal, tingginya curah hujan menyebabkan beberapa sungai, seperti sungai Kendal, penut dan waridin meluap yang mengakibatkan banjir sejak hari Rabu tanggal 13 Maret 2024.

“Selain itu juga terjadi cuaca ekstrim sehingga mengakibatkan pohon tumbang di 22 tempat, terjadi banjir di 7 Kecamatan, 29 lokasi, meliputi 17 kelurahan dan 12 desa dengan jumlah penduduk terdampak 27.300 jiwa,” jelas Bupati.

Pemerintah Daerah, lanjut Bupati, terus melakukan mitigasi dan tanggap bencana dan berkordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung penanganan dilapangan guna memberikan bantuan.

“Kami berharap semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kemudahan, dan perlindungan bagi kita semua khususnya masyarakat Kendal,” tutup Bupati.

Di tempat sama, Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto dalam pidatonya pertama-tama menyampaikan ucapan belasungkawa dari Presiden RI Joko Widodo,

“Kami secara langsung diutus President untuk berkunjung ke Kendal guna melihat langsung Bapak Ibuk sekalian yang terdampak bencana, Pemerintah Pusat melalui BNPB tidak tinggal diam, oleh karena itu, Bapak ibu harus waspada terutama kepada mereka yang tinggal di tempat biasa banjir,” urai Suharyanto.

Pada kesempatan tersebut Suharyanto juga menerangkan bahwa usai mendapatkan bantuan berupa paket sembako tersebut, bantuan selanjutnya tidak akan berhenti, melalui tanggap darurat kepada Bapak ibu yang rumahnya hancur berat, sedang maupun sedikit akibat banjir, maka Pemerintah Daerah akan mendata dan akan dapat penggantian kerusakan dari pemerintah pusat, yang hanyut dapat 60 juta, rusak sedang dapat 30 juta, dan yang rusak ringan dapat bantuan 15 juta.

“Artinya mulai dari kejadian hingga usai kejadian, pemerintah tidak tinggal diam,” tegas sang Jendral.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Suharjono alamat RT 01/03 Kelurahan Kauman kepada awak media ini mengungkapkan rasa syukurnya, karena dirinya menjadi salah satu masyarakat penerima bantuan dari BNPB.

“Kalau bicara terdampak, semua masyarakat terdampak, tidak hanya saya, namun terpilihnya saya mendapatkan bantuan ini membuktikan bahwa pemerintah hadir ditengah musibah yang kami rasakan,” ucapnya penuh haru.

“Setidaknya bantuan ini bisa meringankan beban hidup kami mas,” ucap penerima yang lain.

Penulis : A. Khozin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *