JAKARTA —RADARPOSNUSANTARA.COM– Pengurus Pusat Pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PP-PPKRI) menggelar agenda pengesahan badan hukum sekaligus pembacaan struktur kepengurusan periode 2026 di Resto Kaje Pakage, Jalan Cipinang Cempedak I/17, Jakarta Timur, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para pinisepuh serta jajaran pengurus PP-PPKRI. Dalam agenda itu, pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PP-PPKRI, Carsim.
Ketua Umum PP-PPKRI, Eko Darmawan, mengatakan pembenahan organisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kembali keberadaan organisasi yang memiliki latar belakang sejarah perjuangan.
Menurut Eko, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pengurus terdahulu dan para pinisepuh. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menata aspek legalitas dan manajemen organisasi agar berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Pembenahan organisasi ini menjadi bagian dari upaya untuk melanjutkan keberadaan PP-PPKRI sekaligus menjaga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu,” ujar Eko.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Budi Wahyudin Syamsu, yang turut mendukung bidang penerangan dan publikasi PP-PPKRI, mengapresiasi proses pembenahan organisasi tersebut.
Budi mendorong agar nilai perjuangan, patriotisme, dan sejarah yang diwariskan para pendahulu tidak berhenti pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga dapat diperkenalkan kepada generasi muda.
Menurutnya, keterlibatan para pinisepuh diperlukan untuk memberikan arahan serta masukan dalam proses pembenahan kepengurusan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebhinnekaan serta meningkatkan edukasi masyarakat di tengah derasnya arus informasi.
“Di era informasi seperti sekarang, masyarakat juga perlu memiliki kemampuan memilah informasi. Edukasi menjadi penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi atau hoaks yang dapat memicu perpecahan,” kata Budi.
Struktur Kepengurusan PP-PPKRI 2026
Dalam agenda tersebut juga diperkenalkan sejumlah jajaran kepengurusan baru PP-PPKRI. Struktur tersebut antara lain Eko Darmawan sebagai Ketua Umum, Jock Aries Rahardjo sebagai Ketua I, Carsim sebagai Sekretaris Jenderal, Darsilah sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, dan Sakilah Atikah sebagai Bendahara Umum.
Para pinisepuh yang hadir berpesan agar seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh kejujuran, keikhlasan, tanggung jawab, dan dedikasi.
Pembenahan organisasi juga diharapkan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat serta tidak meninggalkan nilai-nilai sejarah perjuangan yang menjadi bagian dari identitas PP-PPKRI.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Agenda kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan konsolidasi dan pembenahan organisasi sekaligus menjaga serta mengenalkan nilai-nilai perjuangan bangsa kepada generasi penerus.
( Red )
Editor: Rkm