KENDAL,RADAR POS NUSANTARA- Dimasa pandemi Covid 19 pemerintah telah banyak mengeluarkan program program bantuan kepada masyarakat,termasuk program BLT ( Bantuan Langsung Tunai ) 600ribu perorang,baik BLT UMKM,BLT DD .
Program BLT yang distribusi penyaluran lewat Polres Kendal pada 4 april 2022 lalu berjalan lancar ,saat konfirmasi kepada Kasat Bimas polres kendal AKP Umar .”Alkhamdulillah penyaluran BLT 600ribu berjalan lancar sesuai data penerima,dan tidak ada kendala dan kami selaku Bimas. program penyaluran BLT sukses sudah tersalurkan semua”imbuhnya.
Tapi ditengah masyarakat penerima bantuan BLT tersebut justru ada pemotongan atau permintaan yang dilakukan oleh oknum didesa sebesar 100ribu. saat kami konfirmasi dan cari informasi terhadap masyarakat penerima BLT disalah satu desa,
Seseorang penerima BLT yang tidak mau disebut jati dirinya,mengatakan
“Ya bener saya memang menerima bantuan BLT yang disalurkan lewat polres kendal dan saya mendapat undangan untuk pengambilan BLT dipolres ” tuturnya. tapi saat didesa saya malah diminta istilah dipotong 100ribu oleh oknum didesa,tetapi uang 100ribu juga diserahkan lagi ke oknum yang mendata” tutur sipenerima BLT.
Saat tim rpn konfirmasi kepolres kendal kepada Kasat Bimas AKP Umar via watsap,mengatakan bahwa penyaluran BLT 600ribu itu sudah sesuai tidak ada petugas kami yang memotong dan kami distribusikan semua kepenerima BLT, “Kalau memang ada oknum yang memotong silahkan laporkan propam .karna penyaluran sudah sesuai 600ribu dan kalau ada potongan harus dikembalikan. juga ada pengawas paminal”kalau memang ada oknum nanti biar saya informasikan ke propam biar di cek”tuturnya ( Tim Red )