Aksi Solidaritas Wartawan, Ormas dan Aktifis Jepara, Mengecam Tindakan Petinggi Lebak Yang Arogan

JEPARA-RADARPOSNUSANTARA.COM | Aliansi Wartawan lintas Media dan Aktivis sekabupaten Jepara, Menggelar aksi solidaritas dan dukungan kepada Wartawan yang di lecehkan oleh petinggi Desa Lebak, Jepara berinisial S. Saat melaksanakan tugasnya, liputan penetapan masa jabatan petinggi di pendopo Kabupaten Jepara, Rabu,(29/05/2024) kemaren.

Deklarasi dukungan dilakukan di depan kantor Diskominfo kabupaten Jepara, Dengan membubuhkan tanda tangan di atas kain putih sepanjang 10meter yang telah disiapkan, sebagai petisi para peserta aksi (Ativis Sekabupaten Jepara). Kamis, (30/5/2024)

Atas tindakan pelecehan profesi jurnalis tersebut, menyulut aksi solidaritas para wartawan, Ormas dan LSM sekabupaten Jepara. Para peserta aksi mengecam dan mengutuk keras atas tidakan arogansi oknum petinggi desa Lebak yang melecehkan marwah Wartawan saat melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Mereka meminta Diskominfo untuk membuka CCTV yang ada di lokasi kejadian saat itu, Sebagai tambahan alat bukti untuk melengkapi dokumen pelaporan ke Aparat penegak Hukum wilayah Jepara. Tapi sangat disayangkang CCTV yang mengarah dilokasi ada kendala tehknis.

Ketua PEKAT-IB Priyo Hardono mengatakan bahwa kasus ini harus diusut tuntas dan dikawal sampai ke tingkat peradilan, Agar tidak ada kesewenang-wenangan terhadap siapapun. Apalagi Pelayan Publik, mestinya harus bisa menjaga tindakannya.

“Sangat tidak pantas bagi seorang petinggi Pemerintah Desa (Kades) yang seharusnya memberikan contoh dan teladan yang baik, justru berlaku tidak patut dengan melecehkan profesi wartawan.” tegas priyo.

“Saya berharap kepada Polres Jepara yang menerima pengaduan wartawan (korban) atas perbuatan pelecehan dan perbuatan tidak menyenangkan tersebut untuk memproses kasusnya dan kami mendesak agar aparat bekerja secara profesional menangani masalah ini,” tandasnya.

Edi Prasadja Ketua ALMI – J (Aliansi Lintas Media Indonesia – Jepara) menambahkan dan menyapaikan.

” sangat disayangkan tindakan oknum Petinggi di saat pengukuhan masa perpanjangan masa jabatan Petinggi melakukan tindakan yang tidak tepuji dengan meludai dan mengatai dengan kata kata kotor pada saudara Badi saat melakukan liputan” Kata Edi

Diskominfo yang diwakili Heru (Kabid) menjelaskan. “Secara teknis Diskominfo mendukung untuk mendapatkan rekaman cctv di pendopo Kabupaten karena cctv di pendopo tidak dikelola Diskominfo tetapi di kelola Bagian umum” Ujar Heru.

Lanjut Kemudian solidaritas wartawan bersama Lembaga Swadaya Masyarakat menuju ke Polres Jepara untuk membuat laporan ke unit 2 Tipidter.

(Donie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *